Zakat berujung MAUT

Around Us

Salah satu kutipan berita dari detiknews.com…

Pasuruan – Selain 21 orang tewas, 16 orang juga menderita luka dalam kericuhan saat pembagian zakat di rumah seorang pengusaha Pasuruan, H Syaikon di RT III RW IV Kelurahan Purutrejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan.

Dari 16 korban luka itu, hingga Senin (15/9/2008) pukul 15.00 WIB masih ada 2 orang yang namanya belum diketahui itu dirawat secara intensif di RS R Soedarsono karena luka-lukanya yang cukup kritis. Biaya pengobatan yang luka akan ditanggung pemerintah.

“Akibat pembagian zakat yang dilakukan H Syaikon dengan berat hati kita turut berbela sungkawa atas jatuhnya korban sebanyak 21 orang,” kata Bupati Pasuruan Dade Angga kepada wartawan saat jumpa pers di ruang pertemuan RS R Soedarsono, Senin (15/9/2008).

kompas.co.id

korban zakat *source:kompas.co.id

Pertama kali mendengar berita ini dari Metro News abis buka puasa. KAGET!! bener-bener KAGET! giliiiing,,bisa banget ya orang yang mo dapet zakat malah ujungnya dapet maut?! MashaAllah,,dah takdir juga sih. Firstly gw turut berbelasungkawa sama keluarga yang saudaranya ikut tewas.

Kenapa ya sang pemberi zakat tidak mengatur cara pemberian yang lebih baik sehingga tidak terjadi hal seperti ini. Dari detiknews.com juga saya membaca bahwa sang pemberi zakat, H. Syaikon itu termasuk pengusaha sukses di kampung tersebut namun pelit. Dia sudah mengadakan zakat ini beberapa kali, bertahap dari jumlah nominal awal Rp. 5000 kemudian Rp. 10.000 dan yang kali ini didesus-desuskan akan dikeluarkan Rp. 50.000! Mungkin karena desas desus info yang salah itu makanya banyak warga yang berebut. Dari metro news tadi sore ternyata zakat yang dibagikan hanya Rp. 30.000!! Waaaaaaaaaaaaah menambah rasa kaget saya lg tuh.

Memang kl dipikir-pikir Alhamdulillah bagi yang berkecukupan terutama yang di Jakarta nominal tersebut tidaklah seberapa, dapet apa sih? Pikir kita *pikir gw juga*, paket lengkap Burger King aja lewat! Tapi bagi mereka yang di kampung kecil mungkin Rp. 30.000 means a lot.

Yaaa ini sebagian potret kemiskinan, well not too poor i think, bukan lapisan kemiskinan paling bawah, karena tadi terlihat di berita tv kl rumah salah seorang warga yang tewas cukup layak. Ini mungkin bisa jadi potret kekuasaan si pembagi zakat, yang terkenal sukses tapi pelit, mau menunjukkan dirinya mungkin? Upps..jd suudzon..ya walahualam.

Seharusnya sebagai pengusaha yang sukses berarti bisa juga berpikir yang lebih kreatif dalam menyebarkan zakatnya. Bisa melalui badan amil zakat, kupon antrian, pembagian per RT, atau bahkan silahturahmi door-to-door?! Semua udah kejadian, ini menjadi pelajaran berharga bagi para calon pemberi zakat agar lebih berhati-hati dan tidak memasukkan unsur nyawa ke dalam ranah amal sosial, bisa-bisa bukan pahala yang didapat malah dosa, fitnah dan gunjingan orang sekitar. Semoga para korban diterima disisi terbaik Allah SWT & keluarga yang ditinggal bisa lebih tabah dan belajar dari pengalaman ini.

Sweety Kd

2 thoughts on “Zakat berujung MAUT

  1. walau bagaimanapun, kita harus berterima kasih kepada h. syaikhon dan para korban. karena, dg peristiwa yg menimpa mereka inilah, kita semakin tersadarkan akan pentingnya zakat dilakukan dg ikhlas dan profesional…🙂

What do you think? Leave a reply...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s